Kaporit merupakan suatu bahan yang dipakai untuk menjernihkan air serta membunuh bakteri pada air sehingga air dapat aman digunakan setidaknya untuk mandi atau mencuci. Kadar kaporit ini sendiri memiliki kadar tertentu yang diatur WHO. Kaporit sendiri biasanya digunakan di kolam renang ataupun di perusahaan penyedia air bersih. Tapi amankah jika air yang mengandung kaporit ini di konsumsi sebagai air minum?

Penggunaan air berkaporit untuk makan dan minum tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan efek seperti mual muntah serta dermatitis kontak pada kulit.  Merebus air memang dapat mengurangi kadar kaporit, namun tetap tidak menghilangkan secara keseluruhan dan tetap penggunaannya tidak dianjurkan untuk makan dan minum.

Nah berikut adalah cara menghindari dari dampak buruk air yang mengandung kaporit :

  1. Masak air hingga mendidih

Meski hal ini terlihat hanya sebagai kebiasaan lumrah untuk selalu menyiapkan air matang di rumah, namun cara ini memang efektif mematikan bakteri jahat yang ada pada air yang mengandung kaporit di rumah kamu.

  1. Gunakan air mineral untuk konsumsi

Air kaporit bila digunakan untuk mandi, maka itu baik adanya, namun bila kamu merasa sulit untuk memasak air setiap hari, maka berlangganan air mineral bisa menjadi solusi yang tepat. Selain segar dan pasti terjamin kebersihannya,, kamu tidak perlu lagi buang waktu dan gas demi mendapatkan air siap minum di rumah.

  1. Gunakan wadah kendi berbahan tanah liat.

Air yang sudah dimasak untuk air minum, akan lebih segar bila kamu menampungnya di dalam kendi. Air minum yang dituangkan dari dalam kendi, akan terasa lebih segar dan lebih aman. Bahan tanah liat pada kendi, membuatnya mampu menetralkan berbagai toksin yang terkandung di dalam air yang tercemar.

Air yang mengandung kaporit memang aman dari bakteri jahat, namun tidak baik bila diminum secara langsung, karena berbahaya bagi organ dalam tubuh kamu, apalagi untuk lansia, anak-anak juga ibu hamil & menyusui.