Saat datang musim hujan, banyak dari kita yang khawatir akan datangnya musibah banjir. Saat banjir kadang kita lupa mengamankan pompa air dirumah dan membuat pompa air terendam air banjir. Jangan khawatir sebenarnya mesin pompa yang rusak saat terendam banjir masih bisa diperbaiki. Nah bagi kamu  yang pernah mengalami mesin pompa air terendam banjir berikut adalah beberapa langkah untuk memperbaikinya :

  • Jangan pernah mencoba untuk menyalakan mesin pompa air. Hal ini untuk menghindari konsleting di sekitar kumparan atau spul mesin pompa air agar tidak kebakar.
  • Segera angkat mesin pompa air ke daratan atau tempat yang kering, dengan melepas pipa saluran buang dan hisap untuk memudahkan pengeringan.
  • Bongkar tutup rangkaian kapasitor biasanya menempel diatas mesin pompa air, biarkan terbuka saja. Bongkar sekrup pada bagian kumparan, dengan cara melepas kipas pendingin terlebih dahulu. Perhatikan kumparan apakah sudah kehitaman alias gosong, kalo masih berwarna kuning keemasan terang seharusnya cara ini berhasil.
  • Biarkan kumparan dalam kondisi terbuka. Angin-anginkan ditempat yang kering atau dengan bantuan kipas angin. Tunggu sampai semua komponen dalam keadaan benar-benar kering. Setelah semua komponen dinyatakan kering 100 persen, pasang kembali semua komponen seperti keadaan semula.
  • Coba kamu aliri listrik di kedua ujung kabelnya. Berhasilkah? Jika tetap tidak bergerak kemungkinan spulnya sudah terbakar, segera hubungi bengkel dinamo terdekat untuk memperbaiki kumparan atau spul mesin pompa air kamu.

Jika setelah melakukan beberapa langkah diatas dan pompa tetap tidak mau menyala, disarankan untuk membawanya ke service center Sanyo terdekat di kotamu ya. Untuk daerah Jabodetabek bisa hubungi  Whatsapp Sanyo Center di nomor 081292888381.